Kalau berbicara tentang perempuan, memang
telah terlihat kalau kaum perempuan sudah lama mengalami diskriminasi dan
kekerasan dalam segala bidang didalam kehidupannya. Hal tersebut menjadi suatu
hal yang terburuk dan dapat menghambat kemajuan bagi kaum perempuan. Padahal
sudah dilakukan berbagai macam usaha agar kaum perempuan mendapatkan
perlindungan hak asasi perempuan, tetapi usaha tersebut masih signifikan. Kalau
sudah begitu, lalu bagaimana nasib kaum perempuan..???
Setahu saya, kalau dilihat secara sosio
cultural, kaum lelaki lebih diutamakan daripada kaum perempuan. Bahkan kaum
perempuan terpinggirkan oleh kaum lelaki. Di Indonesia dalam menangani pemajuan
perlindungan hak asasi perempuan memang dirasa terlalu lambat. Maka kalau
seperti itu, diperlukan segala upaya sosialisasi yang lebih optimal tentang hak
asasi perempuan.
Tapi sekarang banyak Tenaga Kerja Wanita
(TKW) di luar negeri yang menderita nasib mereka disebabkan oleh ulah para
majikan mereka sendiri. Mereka sering menerima perlakuan kasar, bahkan ada yang
sampai melanggar norma. Seperti:adanya pemerkosaan yang dilakukan oleh
majikannya sendiri, kadang juga mereka disiksa. Jika seperti itu, apa mental
dan jiwa mereka nggak terganggu karena mendapatkan perlakuan seperti itu. Jika
demikian yang terjadi seharusnya pemerintah Indonesia harus lebih mengoptimalkan
tentang adanya perlindungan HAM (Hak Asasi Manusia), terutama untuk kaum
perempuan. Karena kekerasan terhadap para Tenaga Kerja Wanita (TKW) ini sangat
melanggar Hak Asasi Manusia, yaitu hak untuk mendapatkan penghidupan yang
layak.
Dengan melihat contoh kasus tersebut,
seharusmya ini menjadi cerminan bagi kinerja para pemerintah dalam melindungi
rakyat. Dengan adanya fakta tersebut, saya berharap kasus – kasus yang ada
dapat segera diberantas sehingga kaum perempuan menjadi nyaman hidupnya dan
tidak khawatir akan keselamatan dirinya. Karena perempuan juga punya
perasaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar