Selasa, 01 Oktober 2013

Masih adakah semangat nasionalisme pemuda saat ini...???






     Jika kita membahas tentang Civic Education itu tidak akan terlepas dari sebuah kalimat yaitu "kebangsaan",karena tujuan dari Civic Education itu sendiri adalah untuk membangun karakter bangsa Indonesia agar mampu mengembangkan dirinya agar mampu menjadi warga negara yang cerdas,bertanggung jawab,dan berkeadaban.Pada postingan saya kali ini saya akan menulis sebuah artikel yang berjudul "Masih adakah semangat pemuda pada saat ini???".
     Sebelum saya membahas tentang judul tersebut kita harus tahu lebih dulu apa yang dimaksud dengan Nasionalisme.Nasionalisme adalah kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial dan aktual bersama-sama mencapai,mempertahankan,dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu,yakni semangat kebangsaan.
     Saat memasuki bulan Oktober seperti sekarang ini,kita selalu diingatkan sebuah peristiwa yang penuh sejarah dalam perjalanan bangsa ini.Peristiwa tersebut kita kenal dengan istilah “Sumpah Pemuda”.Salah satu makna yang paling menonjol dari peristiwa sumpah pemuda ini adalah menguatnya semangat nasionalisme pemuda pada saat itu. Nasionalisme pemuda itu adalah suatu kehendak atau keinginan untuk bersatu suatu bangsa.Semangat yang tinggi dan berkobar yang diperjuangkan oleh kalangan pemuda-pemuda saat itu.
     Peristiwa 28 Oktober 1928 yang kita kenal dengan sebutan “Sumpah Pemuda” itu adalah sebuah manifestasi timbulnya kesadaran nasionalisme dalam memperjuangkan penjajahan Belanda pada waktu itu. Sejarah pemuda pada saat itu adalah sejarah perlawanan dan perjuangan.Dan seiring dengan perkembangan zaman saat ini,Maka yang perlu dipertanyakan adalah Bagaimana dengan pemuda saat ini?Dan apakah ada semangat yang berkobar pada pemuda saat ini?
     Pemuda Indonesia dalam hal sejarah cukup berperan dalam mendesain setiap perubahan pada bangsa ini.Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa pemuda Indonesia saat ini telah memiliki semangat yang tinggi untuk negaranya sendiri.Tapi kenyataan lain juga mengemukakan bahwa kaum pemuda seperti kurang memiliki energi untuk mengarahkan setiap perubahan dalam mengisi suatu perubahan tersebut.Oleh karena itu,pemuda tidak bisa kalau hanya berangan-angan saja untuk menghadapi perubahan-perubahan yang ada pada setiap zaman.Itu semua perlu adanya usaha dan semangat perjuangan yang tinggi.
     Walaupun zaman telah berubah,tetapi semangat zaman yang menyertainya pun bisa saja berbeda.Dan karena adanya suatu jalan atau semangat yang berkobar dalam sekelompok pemuda-pemuda disetiap zaman yang tidak akan kehilangan  kepeduliannya.Dari hal tersebut merupakan dari nasionalisme yang dapat digunakan sebagai syarat minimal guna mengukur nasionalisme pemuda disetiap zaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar